Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang bermakna, SMP Negeri 4 Salatiga menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan bagi seluruh siswa sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret hingga Sabtu, 14 Maret 2026 sebagai bagian dari upaya pembinaan karakter religius, kepedulian sosial, serta penguatan sikap toleransi di lingkungan sekolah.
Pesantren Ramadan bagi Siswa Muslim
Bagi siswa beragama Islam, kegiatan dikemas dalam program Pesantren Ramadan yang berlangsung selama tiga hari. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman keagamaan yang lebih mendalam sekaligus menumbuhkan semangat beribadah selama bulan Ramadan.
Kegiatan diawali pada Kamis, 12 Maret 2026 dengan acara pembukaan yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar para siswa dapat memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan keimanan, memperbaiki akhlak, serta memperkuat kebersamaan di lingkungan sekolah. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi keislaman oleh perwakilan dari IPPNU Kota Salatiga. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya akhlak mulia, semangat belajar, serta peran generasi muda dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan masyarakat.
Pada hari pertama ini juga dilaksanakan lomba kaligrafi yang diikuti oleh para siswa dengan penuh antusias. Melalui lomba ini, siswa diajak untuk mengekspresikan kreativitas seni sekaligus mengenal keindahan tulisan ayat-ayat Al-Qur’an. Selain itu, kegiatan tadarus Al-Qur’an turut dilaksanakan sebagai upaya membiasakan siswa untuk membaca dan memahami Al-Qur’an, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah.
Memasuki hari kedua, Jumat 13 Maret 2026, kegiatan kembali diawali dengan penyampaian materi keislaman lanjutan dari IPPNU Kota Salatiga. Materi yang disampaikan memberikan motivasi kepada para siswa untuk menjadi pribadi yang berakhlak baik, disiplin dalam beribadah, serta memiliki semangat menuntut ilmu. Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan CCI (Cinta Cinta Islam) yang dikemas dalam suasana interaktif dan menyenangkan. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk lebih mengenal dan mencintai ajaran Islam melalui berbagai kegiatan edukatif.
Pada hari terakhir, Sabtu 14 Maret 2026, kegiatan Pesantren Ramadan diisi dengan berbagai lomba yang bertujuan melatih kemampuan dan kepercayaan diri siswa. Lomba khitobah atau pidato keagamaan dilaksanakan di bangsal sekolah, di mana para peserta menyampaikan pesan-pesan keislaman dengan penuh semangat dan penghayatan. Sementara itu, lomba tahfidz Al-Qur’an dilaksanakan di beberapa ruang kelas untuk menguji kemampuan hafalan para siswa.
Rangkaian kegiatan Pesantren Ramadan ditutup dengan pembagian zakat fitrah dan santunan kepada siswa yang membutuhkan. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial serta pembelajaran bagi siswa tentang pentingnya berbagi dan membantu sesama, terutama di bulan Ramadan yang identik dengan semangat kebaikan dan kebersamaan.
Kegiatan Keagamaan Siswa Kristen
Sementara itu, siswa beragama Kristen mengikuti kegiatan ibadah padang yang dilaksanakan di lingkungan sekolah. Kegiatan ibadah ini dipandu oleh guru pendidikan agama Kristen bersama beberapa mahasiswa dari Universitas Kristen Satya Wacana. Suasana ibadah berlangsung khidmat namun tetap hangat dan penuh kebersamaan.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak untuk memperdalam iman melalui doa, pujian, serta renungan yang mengajarkan nilai kasih, kepedulian, dan rasa syukur kepada Tuhan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan karakter bagi siswa agar mampu menerapkan nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Keagamaan Siswa Katolik
Bagi siswa beragama Katolik, kegiatan keagamaan dilaksanakan dalam bentuk ibadah di Gereja Santo Paulus Miki. Para siswa mengikuti misa bersama yang dipimpin oleh pemuka agama setempat. Dalam kegiatan ini, siswa diajak untuk memperdalam iman, memperkuat nilai spiritualitas, serta merenungkan pentingnya hidup dalam kasih, pengampunan, dan pelayanan kepada sesama.
Kegiatan ibadah ini juga menjadi momen refleksi bagi siswa untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan serta menumbuhkan semangat hidup yang penuh kasih dan tanggung jawab.
Kegiatan Keagamaan Siswa Buddha
Sementara itu, siswa beragama Buddha melaksanakan kegiatan ibadah di Vihara Maggadhamma. Dalam kegiatan tersebut, siswa mengikuti doa bersama, meditasi, serta mendengarkan dharma talk yang berisi pesan-pesan moral dan kebijaksanaan dalam ajaran Buddha.
Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk menumbuhkan sikap ketenangan batin, kebijaksanaan, serta kepedulian terhadap sesama makhluk hidup. Nilai-nilai seperti kesabaran, kedamaian, dan sikap saling menghormati juga menjadi bagian penting dari pembelajaran spiritual yang diperoleh siswa.
Menumbuhkan Nilai Religius dan Toleransi
Melalui berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan selama bulan Ramadan ini, SMP Negeri 4 Salatiga tidak hanya berupaya memperkuat nilai religius siswa, tetapi juga menanamkan sikap toleransi dan saling menghormati antarumat beragama. Setiap siswa diberikan kesempatan untuk menjalankan kegiatan keagamaan sesuai keyakinannya masing-masing dengan suasana yang saling menghargai. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat memanfaatkan momentum bulan Ramadan untuk meningkatkan keimanan, memperdalam nilai spiritual, serta mempererat rasa persaudaraan dan kebersamaan di lingkungan sekolah.




























